Kisah Batara Wisnu, Leluhur Orang Jawa (Cerita Lengkap)

cerita batara wisnu bahasa jawa

pelajar.web.id - Dikisahkan dalam Babad Tanah Jawi yang dibuat pada abad ke-17 M saat periode Kesultanan Mataram mengenai Batara Wisnu sebagai seorang yang pertama membabat tanah Jawa sampai kemudian berkembang menjadi sebuah kerajaan yang di pimpin oleh raja yaitu Batara Wisnu sendiri.

Batara Guru mempunyai wanita simpanan cantik yang bernama Putri Medang. Suatu ketika Batara Wisnu sedang berjalan-jalan ia tampaknya melihat putri Medang itu, alhasil kemudian ia menjadikannya permaisuri.

Kisah Batara Wisnu, Leluhur Orang Jawa
Gambar Batara Guru

Setelah mereka menikah, Batara Wisnu kemudian membabat tanah Jawa dan sampai kemudian ia menjadi raja pertama di tanah Jawa. Batara Guru murka besar-besaran, karena mendapati Batara Wisnu menculik gadis simpanannya.

Benda-benda porak poranda dan pepohonan banyak yang tumbang. Semua yang ada di dekatnya hancur seketika. Bahkan hewan-hewan pun lari terbirit-birit takut kemurkaan Batara Guru.

Batara Guru kemudian memerintahkan Sang Hyang Narada dengan maksud mengambil alih kerajaan Jawa yang dipimpin oleh Batara Wisnu. Ia kemudian bertapa di tengah hutan, ia bertapa di bawah pohon beringin yang berjajar tujuh batang. Ia bertapa sendirian karena istrinya Putri Medang ditinggalkannya.

Dari kisah tersebut mengungkapkan bahwa Batara Wisnu dianggap sebagai nenek moyang orang Jawa pertama kali menurut Babat Tanah Jawi. Karena ia dianggap orang yang pertama kali membangun Jawa serta kemudian ia menjadi raja di sana.

Diceritakan juga dalam naskah "Tantu Pagelaran" yang muncul pada abad ke-15 M di bawah kekuasaan Majapahit pada waktu itu mengenai asal usul kisah yang menyatakan bahwa Batara Wisnu merupakan pendahulu orang Jawa.

Kisah Batara Wisnu, Leluhur Orang Jawa
Gambar Batara Wisnu

Naskah ini menjelaskan bahwa saat itu Jawa belum berpenghuni satu orang pun. Batara Wisnu diperintahan Batara Guru untuk mengisi pulau Jawa dengan manusia. Kemudian ia memindahkan Mahameru ke pulau Jawa yang waktu itu terombang-ambing di laut.

Ketika Jawa stabil, karena telah dipasak oleh gunung Mahameru, Batara Guru kemudian melihat pulau Jawa banyak ditumbuhi pohon-pohon Jewawut, sehingga Batara Guru menamai pulau itu dengan sebutan Jewawut atau Jawa. Batara Guru kemudian menjadi raja pertama yang berkuasa di Jawa dengan nama Kandiawan.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya